Ristek Headline |
Kamis 21 Agustus 2014
 
 

ASTW 2014

RUP TA 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Selasa 12 Agustus 2014
Penutupan RITECH EXPO 2014

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Kamis 14 Januari 2010
Pengembangan Teknologi Low Cost Cruise Missile (LCCM)
Print PDF Facebook Twitter Email

Indonesia sebagai negara kepulauan dengan penyebaran penduduk yang tidak merata dan berbatasan langsung dengan tiga negara yaitu Papua Nuginea, Timor Leste dan Malaysia memerlukan pengamatan wilayah secara terus menerus khususnya pada daerah-daerah rawan seperti Selat Malaka, Kalimantan, Irian dan NTT. Mengingat luasnya daerah yang dipantau dan diamati dikaitkan dengan fasilitas dan dana yang ada, maka hasil yang dicapai masih jauh dari yang diharapkan.  Pengawasan udara merupakan solusi yang efektif untuk mejaga terjadinya tindakan pencurian sumber daya alam nasional dan pembajakan. Satelit dan pesawat terbang berawak merupakan peralatan pengawasan yang efektif namun sering mengalami kendala operasional terutama kekurangan infrastruktur pendukung. Unmanned Aerial Vehicle (UAV) memiliki kemampuan untuk menjalankan fungsi yang sama dengan satelit dan pesawat terbang berawak dengan tingkat kendala operasional yang lebih kecil.

Perhatian pemerintah dalam mengembangkan UAV telah dimulai dari tahun 1994 dalam bentuk anggaran penelitian untuk pengembangan SS-20 di Jurusan Teknik Penerbangan ITB. Kemudian dilanjutkan pada tahun 2003 dan 2006. Namun alokasi anggaran yang dimulai dari tahun 1994 sampai tahun 2006 ini belum menghasilkan UAV yang dapat digunakan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI). Akhirnya muncul pertanyaan bagaimana pola pengembangan UAV yang sesuai dengan lingkungan Indonesia.

Oleh karena itu,   Kementerian Riset dan Teknologi mengkoordinasikan diskusi tentang pengembangan LCCM  pada  Rabu, 13 Januari 2010 di ruang Rapat Lt. 6 Gd. II BPPT, Jl. MH. Thamrin No. 8 Jakarta Pusat yang dibuka oleh Asisten Deputi Urusan Program Unggulan dan Strategis KRT,  Hari Purwanto.   Hadir dalam acara tersebut Deputi Bidang Program Riptek KRT, Teguh Rahardjo, Kapustek Litbang Dephan, Eddy Siradj, Seketaris Balitbang Dephan, Marsma TNI Eddy Priyono, Dittekind Dephan, Kol. Laut Edy Sulistyadi dan Tim Pustewagan LAPAN serta undangan lainnya dengan narasumber dari PT. UAVINDO Nusantara, Djoko Sardjadi.

Hasil dari diskusi ini diharapkan kedepan, pengembangan ide LCCM sudah mendapatkan kepastian mengenai arah kebijakan dalam penguasaan teknologinya. Lembaga/instansi yang akan dilibatkan dalam konsorsium adalah Kementerian Riset dan Teknologi, Balitbang Dephan, LAPAN, Uavindo,  BPPT, IAe,  ITB, Aviator dan Telenetina. (adprus/humasristek)



Selasa 19 Agustus 2014
Simposium Nasional Implementasi Hasil Riset Vaksin
Senin 18 Agustus 2014
Inovasi untuk Komunitas ASEAN yang Lebih Baik
Minggu 17 Agustus 2014
Iptek Bagi Pembangunan Nasional
Rabu 13 Agustus 2014
Seminar Sejarah dan Peradaban Medang–Aspek Perkembangan Teknologi dan Ilmu Pengetahuan Nusantara
Rabu 13 Agustus 2014
Menristek Dapat Pengahargaan Bintang Mahaputra Adipradana
Rabu 13 Agustus 2014
Penutupan RITECH EXPO 2014
Rabu 13 Agustus 2014
Wujud Penghargaan Kemenristek Bagi Pegiat Iptek Tanah Air
Selasa 12 Agustus 2014
Puncak Peringatan Hakteknas ke-19
Selasa 12 Agustus 2014
Seminar Nasional Iptek 2014 : Membangun Ide untuk Kemandirian Pangan, Energi dan Air
Senin 11 Agustus 2014
Musrennas Iptek 2014 : Iptek untuk Daya Saing Bangsa
[ Berita lainnya ]