Ristek Headline |
Kamis 03 September 2015
 
 

hakteknas

open bidding es1
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Rabu 19 Agustus 2015
The 5th Steering Committee Meeting in The Field of Geothermal Energy

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
Info Pengadaan Barang Dan Jasa

surat

Ristek TV

RUP
BERITA KEGIATAN RISTEK
Kamis 14 Januari 2010
Pengembangan Teknologi Low Cost Cruise Missile (LCCM)
Print PDF Facebook Twitter Email

Indonesia sebagai negara kepulauan dengan penyebaran penduduk yang tidak merata dan berbatasan langsung dengan tiga negara yaitu Papua Nuginea, Timor Leste dan Malaysia memerlukan pengamatan wilayah secara terus menerus khususnya pada daerah-daerah rawan seperti Selat Malaka, Kalimantan, Irian dan NTT. Mengingat luasnya daerah yang dipantau dan diamati dikaitkan dengan fasilitas dan dana yang ada, maka hasil yang dicapai masih jauh dari yang diharapkan.  Pengawasan udara merupakan solusi yang efektif untuk mejaga terjadinya tindakan pencurian sumber daya alam nasional dan pembajakan. Satelit dan pesawat terbang berawak merupakan peralatan pengawasan yang efektif namun sering mengalami kendala operasional terutama kekurangan infrastruktur pendukung. Unmanned Aerial Vehicle (UAV) memiliki kemampuan untuk menjalankan fungsi yang sama dengan satelit dan pesawat terbang berawak dengan tingkat kendala operasional yang lebih kecil.

Perhatian pemerintah dalam mengembangkan UAV telah dimulai dari tahun 1994 dalam bentuk anggaran penelitian untuk pengembangan SS-20 di Jurusan Teknik Penerbangan ITB. Kemudian dilanjutkan pada tahun 2003 dan 2006. Namun alokasi anggaran yang dimulai dari tahun 1994 sampai tahun 2006 ini belum menghasilkan UAV yang dapat digunakan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI). Akhirnya muncul pertanyaan bagaimana pola pengembangan UAV yang sesuai dengan lingkungan Indonesia.

Oleh karena itu,   Kementerian Riset dan Teknologi mengkoordinasikan diskusi tentang pengembangan LCCM  pada  Rabu, 13 Januari 2010 di ruang Rapat Lt. 6 Gd. II BPPT, Jl. MH. Thamrin No. 8 Jakarta Pusat yang dibuka oleh Asisten Deputi Urusan Program Unggulan dan Strategis KRT,  Hari Purwanto.   Hadir dalam acara tersebut Deputi Bidang Program Riptek KRT, Teguh Rahardjo, Kapustek Litbang Dephan, Eddy Siradj, Seketaris Balitbang Dephan, Marsma TNI Eddy Priyono, Dittekind Dephan, Kol. Laut Edy Sulistyadi dan Tim Pustewagan LAPAN serta undangan lainnya dengan narasumber dari PT. UAVINDO Nusantara, Djoko Sardjadi.

Hasil dari diskusi ini diharapkan kedepan, pengembangan ide LCCM sudah mendapatkan kepastian mengenai arah kebijakan dalam penguasaan teknologinya. Lembaga/instansi yang akan dilibatkan dalam konsorsium adalah Kementerian Riset dan Teknologi, Balitbang Dephan, LAPAN, Uavindo,  BPPT, IAe,  ITB, Aviator dan Telenetina. (adprus/humasristek)



Jumat 25 September 2015
Science Camp Nasional 2015
Sabtu 29 Agustus 2015
Indonesia Meraih Medali Emas dalam Asean Plus Three Junior Science Odyssey 2015
Sabtu 29 Agustus 2015
Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta Lahirkan Para Intelektual Muda
Jumat 28 Agustus 2015
Menristekdikti: Saatnya Hilirisasi dan Komersialisasi Hasil Penelitian
Jumat 28 Agustus 2015
Pelantikan Eselon 2 Kemenristekdikti: Energi Baru di Lingkungan Kemenristekdikti
Kamis 27 Agustus 2015
Menristekdikti: Perbaikan yang Tepat Sasaran
Senin 24 Agustus 2015
Sekjen Kemenristekdikti : Mahasiswa UNSOED Harus Jadi Pemimpin Berkarakter Kebangsaan
Senin 24 Agustus 2015
Workshop and Exhibition SATREPS 2015
Senin 24 Agustus 2015
KKN Kebangsaan: Pengabdian dan Pemupukan Rasa Persatuan dan Cinta Tanah Air
Sabtu 22 Agustus 2015
Menristekdikti Kunjungi Kampus 2 UNIPA Sorong
[ Berita lainnya ]