Ristek Headline |
Kamis 17 April 2014
 
 
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Jumat 11 April 2014
DWP Kemenristek Dukung Program Tanam dan Pelihara Sejuta Pohon

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum



RUP TA 2012
BERITA KEGIATAN RISTEK
Kamis 12 Juli 2012
Pelatihan Kewirausahaan Dan Penguatan Teknologi Kepada UKM di Simalungun
Print PDF Facebook Twitter Email

Sebagai tindak lanjut pelaksanaan program SPEKLOK di Kabupaten Simalungun sekaligus memenuhi permintaan dari Bupati Simalungun, pada hari Rabu 11 Juli 2012 bertempat di Meeting Room Simalungun City Hotel, Asisten Deputi Iptek Masyarakat  mengadakan Pelatihan Kewirausahaandan Penguatan Teknologi  untuk UKMM makanan olahan di Kabupaten Simalungun. Acara ini merupakan sinergi antara Kementerian Riset dan Teknologi, Dinas Koperasi  UKM Kabupaten Simalungun dan Institut Teknologi  Bandung, yang dihadiri oleh Ir. Antonius Damanik Asisten dua bidang Ekonomi Pembangunan Kab. Simalungun ,Drs. Valentinus Siagian Kepala Dinas Koperasi UKM Kab. Simalungun, Dhenny Febriyanto Staff Pemetaan Iptek Masyarakat, Kelompok Keahlian Manusia dan Desain Produk Indsutri Institut Teknologi Bandung.

 

Pelatihan ini dibuka oleh Bupati Simalungun yang dalam hal ini diwakilkan oleh Asisten Dua Bidang Ekonomi Pembangunan Ir. Antonius Damanik dalam sambutannya diharapkan parapeserta UMKM harus mampu untuk : 1). Meningkatkan tekhnik produksi dan pengolahanya itu pelaku UMKM mampu dalam peningkatan tekhnik makanan olahan dari bahan baku yang sejenis dapat menghasilkan berbagai jenisproduk, 2)  Meningkatkan kemampuan management  khususnya  management  keuangandalam memimpin karyawan sebagai ujung tombak sebagai usaha, sehingga dengan adanya management yang handal dapat menganalisa maju – mundurnya usaha tersebut, 3). Meningkatkan kemampuan teknik pemasaran / promosi yang merupakan satu-satunya kunci keberhasilan dalam melakukan usaha dan dapat dilakukan melalui dengan mengikuti berbagai pameran produk makanan, dan 4). Meningkatkan Kemitraan.  Asisten dua berharap dengan terselenggaranya acara pelatihan ini pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitas Iptek, sehingga UMKM mampu memperluas lapangan kerjadan memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat dan dapat berperan dalam proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus berperan dalam mewujudkan stabilitas nasional. Selain itu UMKM adalah satu satu pilar utama ekonomi nasional yang harus memperoleh kesempatan utama, dukungan perlindungan dan pengembangan sebagai wujud keberpilakuan kepada ekonomi masyarakat. Meskipun UMKM mewujudkan perananya dalam perekonomian nasional, namun masih menghadapi berbagai hambatan dan kendala baik  yang  bersifat  internal dan eksternal dalam hal produksi, pengolahan,  pemasaran, sumber daya manusia, desain dan teknologi, permodalan dan system usaha.

 

Dalam sambutannya Kepala Dinas Koperasi UKM Kab. Simalungun Drs. Valentinus Siagian mengucapkan terimakasih kepada team dari Kementerian Ristek dan Institut Teknologi Bandung sebagai narasumber yang telah berkenan hadirs ekaligus mengisi acara dalam pelatihan kewirausahaan dan penguatan teknologi bagi UKM di Kabupaten Simalungun. Valentinus Siagian berharap agar para peserta UKM yang hadir dalam acara pelatihan ini bias memanfaatkan momen ini sehingga dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang timbul dalam melakukan usaha yang selama ini membayangi pelaku-pelaku UKM.

 

Acara pelatihan ini dihadiri peserta UKM dar iberbagai kecamatan di Kabupaten Simalungun yang terkenal menjadi sentra produk makanan olahan. Dalam pelatihan ini bertindak sebagai narasumber berasal dari Kelompok Keahlian Manusia dan Desain Produk Indsutri ITB yaitu R. Susanto dan Muhammad Ihsan, M.Sn Para peserta pelatihan diajarkan tentang bagaimana membuat hasil produk mereka agar bias menarik melalui perubahan bentuk produk, menciptakan produk turunannya dan cara bagaimana mengemas produk dalam bentuk lain sehingga mampu menarik konsumen untuk membelinya. Hasil dari pelatihan ini adalah terinventarisirnya beberapa produk turunan yang potensial, kelompok–kelompok industri yang serumpun, teknik dan cara pengemasan yang efisien, serta alat-alat pendukung yang diperlukan.

 

Pada sesi terakhir acara pelatihan ini para narasumber mengharapkan setelah acara pelatihan in seluruh UKM dapat mengembangkan kreativitas dan berinovasi dalam membentuk kemasan produknya masing-masing sehingga terciptanya peningkatan produksi dan terwujudnya management yang handal dalam mengelolah dan menjalankan usaha. (ad-im)



Rabu 16 April 2014
DWP Kemenristek Kunjungi Taman Pintar Yogyakarta
Rabu 16 April 2014
Menumbuhkembangkan Daerah Berinovasi dan Bisnis Inovatif Usia Muda
Senin 14 April 2014
DWP Kemenristek Dukung Program Tanam dan Pelihara Sejuta Pohon
Selasa 08 April 2014
Sosialisasi dan Pengukuran Technology Readiness Level di Jawa Tengah
Selasa 08 April 2014
Kerjasama Iptek RI-Jerman: Implementasi Iptek untuk Mendukung Pembangunan Nasional
Senin 07 April 2014
Pengukuran TRL di Pusat Unggulan Iptek Kakao
Senin 07 April 2014
ASEAN Persiapkan Diri untuk Mobilitas SDM Iptek
Senin 07 April 2014
Kemenristek Hadiri Rakor BPPD Provinsi Jatim
Kamis 03 April 2014
Kemenristek Dorong Konsorsium Pembangunan Satelit Penginderaan Jauh
Kamis 03 April 2014
Rapat Koordinasi Undang-Undang Perindustrian Nomor 3 Tahun 2014 Dalam Rangka Penguatan Teknologi Industri
[ Berita lainnya ]