Ristek Headline |
Selasa 21 Mei 2013
 
 
Iptek Voice
Kamis 16 Mei 2013
Kebijakan Iptek Dalam Mendukung Ketahanan Energi Nasional
http://ristek.go.id/file/voice/2013/05/kebijakan-iptek-dalam-mendukung-ketahanan-energi-nasional.mp3
kategori : Energi
Prof. Dr. Ir. Gusti Muhammad Hatta, MS dan Dr. Idwan Suhardi
Galeri Foto

Senin 20 Mei 2013
Hasil Penelitian Pemantauan Teluk Buyat

FacebookTwitter

Intranet
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum
Majalah

RUP TA 2012


BERITA KEGIATAN RISTEK
Kamis 16 Agustus 2012
Iptek Voice : Memonitor Level Muka Air Tanah
Print PDF Facebook Twitter Email

Untuk melestarikan ketersediaan air tanah, kedua alat hasil penelitian Kenda Research dapat digunakan untuk memonitor dan mendata level muka air tanah ketika dieksplorasi lebih dalam, sehingga dari situ akan ketahuan dan konservasi air tanah dapat dilakukan lebih mudah.

Arikenda Natadikarta dari Kenda Research mengatakan semakin lama kecenderungan permukaan air tanah semakin menurun yang semula posisinya berada di 50 meter kini makin lama makin turun. Artinya, cadangan air didalam tanah semakin sedikit. Dengan kondisi air yang semakin dalam itu, secara langsung bisa mencerminkan cadangan air didalam tanah menipis.

Cycal-3 water level monitoring berfungsi untuk memantau level muka air tanah, dimana kita bisa mengetahui kedalaman air disuatu titik. Dengan menggunakan sensor yang dimasukkan ke dalam sumur, sensor ini akan membaca perubahan level air yang kemudian diterjemahkan ke dalam grafik.

Penurunan muka air berlangsung setiap hari dari mulai jam berapa sampai jam berapa. Itu mencerminkan kebiasaan menyedot air yang dilakukan oleh industri atau masyarakat kapan saja. Jikaini termonitor maka akan dapat diatur, kapan secara bergantian pengguna dapat menyedot air.

“Besarnya penurunan bisa kelihatan dari grafik tersebut.  Tiap periode tertentu alat ini akan mengirim secara live data ke server. Selain itu, waktu pembacaan dan pengirimannya pun bisa diatur,” tegas Dedi Marhenda Senior System Architect Kenda Research pada siaran Iptek Voice, 16 Agustus 2012.

Alat ini sudah digunakan di beberapa tempat seperti Bandung, Bogor, Jakarta, Banten, Sulawesi, dan lain-lain. Khusus di Bandung yang sudah memanfaatkan alat ini diantaranya Dinas Pertambangan dan Energi.
 
Ketika kita sudah mengetahui bagaimana keadaan air tanah, maka tindakan selanjutnya adalah memonitor pengambilan air tanah tersebut. Watermeter Data Logging, menghasilkan data pengambilan jumlah air tanah dari tiap sumur  dalam satu hari.

“Dalam UU sudah diatur setiap perusahaan yang mengambil ari tanah itu dibatasi perharinya, per sumur berapa diambil perharinya. Kami membantu pemerintah mengawasi pengambilan air tanah tersebut. Kebanyakan yang menggunakan adalah industri, perhotelan dan instansi besar. Dari pengamatan kami perusahaan itu kan pemakaiannya dibatasi, faktanya dilapangan setelah kami lihat datanya pemakaian mereka jauh dlebih dari itu untuk satu sumur. Kami berharap dengan data-data dari alat kami ini ditindaklanjuti oleh pihak terkait untuk menindak perushaan yang mengambil air berlebih seperti itu,” kata Dedi.


Sahabat Iptek...simak terus informasi Iptek yang menarik dan berguna lainnya dari narasumber pakar dibidangnya pada siaran radio IPTEK VOICE setiap Senin sampai Jumat pukul 08.30-09.00 WIB di PRO 4, 92.8 FM .IPTEK VOICE "The Sound of Science". (bhh/aps/humasristek)



Selasa 21 Mei 2013
Uji Publik Naskah Akademik RUU SINas/Amandemen UU Nomor. 18 Tahun 2002
Selasa 21 Mei 2013
SNI untuk Sirine Peringatan Dini Tsunami akan Ditetapkan
Selasa 21 Mei 2013
Menristek Luncurkan Ujicoba Prototipe Bus Listrik
Selasa 21 Mei 2013
Kemenristek Inisiasi Pembentukan Science And Technology Park Sulsel
Selasa 21 Mei 2013
Kemenristek Dorong Penguatan Jaringan Riset Hidrogen Sebagai Energi Baru
Senin 20 Mei 2013
Hasil Penelitian Pemantauan Teluk Buyat
Senin 20 Mei 2013
Pemantauan Dan Pengawasan Kegiatan Litbang Asing Di Indonesia
Senin 20 Mei 2013
Kementerian dan Lembaga Perlu Siapkan Rencana Aksi Implementasi Perpres 27/2013 Tentang Inkubator Wirausaha
Jumat 17 Mei 2013
Naskah Akademis Dasar-dasar Perumusan ARN 2015-2019
Jumat 17 Mei 2013
Perizinan Penelitian Asing: Maraknya penelitian Sosiologi dan Antropologi Budaya
[ Berita lainnya ]