Ristek Headline |
Rabu 30 Juli 2014
 
 

ASTW 2014

RUP TA 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Rabu 16 Juli 2014
Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Asdep Jaringan Penyedia Dengan Pengguna dan Menristek

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Rabu 19 September 2012
Iptek Voice : Kebutuhan Hujan Buatan di Indonesia
Print PDF Facebook Twitter Email

Istilah hujan buatan bukanlah sebuah proses untuk membuat hujan tapi mengintervensi proses yang ada didalam awan dengan bahan-bahan semai tertentu seperti garam dapur yang dapat memicu proses tumbukan dan penggabungan yanga ada dalam awan menjadi lebih efektif dan cepat menjadi hujan. Garam digiling sangat halus kemudian ditaburkan dalam awan. Wahananya sendiri dengan pesawat yang bersifat dinamis atau groundbase generator yang bersifat statis. 

Proses hujan buatan tidak diarahkan berdasarkan daerahnya tapi mengarah pada keberadaan awan.  Untuk membuat hujan memang terbatas waktu.
“Pada saat kemarau yang memang sudah kering sekali dan keberadaan awan potensial tidak ada maka kita tidak bisa membuat hujan buatan,” kata Kepala UPT Hujan Buatan BPPT, Heru Widodo pada siaran Iptek Voice, 19 September 2012.

Di Indonesia, secara umum daerah timur keberadaan awannya sangat terbatas karena waktu musim hujan lebih sedikit dibandingkan musim kemarau. Namun demikian yang menjadi ukuran sebenarnya adalah daerah aliran sungai yang terlalu sempit. Jika DAS terlalu sempit akan sulit karena jika disemai untuk pengisian waduk tidak hanya menyemai awan-awan yang ada diatasnya namun juga menyemai awan-awan yang ada di daerah aliran sungai tadi. Jadi air yang turun dari hasil proses hujan buatan juga akan masuk ke waduk dan DAS sehingga tingkat kesulitannya tinggi sekali.

Dari hasil penelitian, pemantuan dan pemonitoran hasil hujan buatan yang diambil dari sampel, tidak ada beda nyata antara hasil hujan alam dan hasil hujan buatan. Karena bahan semai yang digunakan ramah lingkungan dan jumlah yang dimasukkan relatif lebih kecil dari hasil air yang begitu besar. Hujan buatan tidak mengganggu iklim karena Indonesia termasuk kaya akan uap air jadi begitu dihujankan uap air akan menguap lagi dan begitu seterusnya.

Tahun ini, hujan buatan telah dilakukan antara lain di Palangkaraya, Jambi, Singkarak, Riau dan sejumlah tempat lainnya. Dalam perkembangannya, teknologi ini kemudian mampu digunakan untuk mengurangi hotspot untuk asap bahkan bisa mengurangi curah hujan agar tidak banjir. Hal ini sudah pernah dilakukan selama pelaksanaan SEA Games 2011 di Jakabaring Palembang.

“Pemerintah daerah dalam hal ini sebenarnya pada saat ada bencana juga bisa meminta kepada BNPB yang nantinya akan meminta juga ke kami (BPPT). Namun demikian teknologi yang punya hanya di BPPT. Kakau memang ada beberapa daerah yang ingin tahu hujan bautan itu seperti apa bisa kontak kami dan kami akan datang untuk mempresentasikan,” ujar Heru.

Sahabat Iptek...simak terus informasi Iptek yang menarik dan berguna lainnya dari narasumber pakar dibidangnya pada siaran radio IPTEK VOICE setiap Senin sampai Jumat pukul 08.30-09.00 WIB di PRO 4, 92.8 FM .IPTEK VOICE "The Sound of Science". (bhh/aps/humasristek)



Kamis 17 Juli 2014
Menristek Resmikan Workshop Fasilitas Pilot Plant Riset Baterai Lithium
Senin 14 Juli 2014
Menristek Hadiri Peresmian RS Pusat Otak Nasional
Selasa 08 Juli 2014
Sinkronisasi Kebijakan, Program dan Pendanaan Iptek 2015-2019
Senin 07 Juli 2014
Buka Puasa Bersama : Mari Kita Tingkatkan Keimanan dan Pengabdian Kita
Senin 07 Juli 2014
DWP Kemenristek Serahkan Santunan Pendidikan
Jumat 04 Juli 2014
Pengembangan Teknologi Transportasi Multiguna Pedesaan Hasil Konsorsium Riset
Jumat 04 Juli 2014
Peresmian Bio Center Plant dan Ground Breaking Unit Produksi Enzim PT Petrosida Gresik
Kamis 03 Juli 2014
Pengembangan Industri Perdesaan Berbasis Sumber Daya dan Produk Lokal Ternak Ruminansia Kecil dalam Wadah Konsorsium
Selasa 01 Juli 2014
Kemenristek Dorong Penguatan Jaringan Riset dalam Pengembangan Energi Alternatif di Kota Surakarta
Selasa 01 Juli 2014
Indonesia - Iran: Dua Negara Islam Bersahabat yang Berkomitmen untuk Melaksanakan Penelitian dan Produksi Iptek Bersama
[ Berita lainnya ]