Ristek Headline |
Selasa 29 Juli 2014
 
 

ASTW 2014

RUP TA 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Rabu 16 Juli 2014
Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Asdep Jaringan Penyedia Dengan Pengguna dan Menristek

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


INFO IPTEK
Kamis 19 Juli 2012
Cegah Flu Burung pada Hewan Ternak dengan Temu Kunci
Print PDF Facebook Twitter Email

Selain digunakan sebagai bumbu masakan, temu kunci ternyata memiliki manfaat lainnya. Di tangan lima mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) temu kunci dapat digunakan sebagai penangkal penyakit flu burung pada hewan ternak.

Adalah Mifta Rizkiani, Zaini Miftah, Micki Kurniawan, Fitrianisa Fathurohmah, dan Eli Muli Lestari. Kelima mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMY berhasil mengembangkan tanaman Temu Kunci sebagai penangkal flu burung pada hewan ternak dan menjadi salah satu perwakilan UMY pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke 25 dalam kategori program Kreativitas Mahasiswa Penelitian (PKM-P).

Ketua tim Mifta Rizkiani mengungkapkan, temu kunci memang lebih dikenal sebagai bumbu masakan namun sebenarnya juga memiliki khasiat lain sebagai peningkat daya imun bagi hewan ternak agar terhindar penyakit. “Setelah dilakukan penelitian, ternyata tanaman temu kunci ini berkhasiat untuk mencegah hewan ternak terkena berbagai penyakit yang salah satunya adalah penyakit yang mematikan, yakni Flu Burung,” kata Mifta.

Penelitian yang berjudul ‘Uji Aktivitas Imunostimulator Temu Kunci (Boesenbergia pandurata (Roxb) pada Coturnix coturnix yang Terinduksi Vaksin AI (Avian Influenza) Subtipe H5N1 melalui Pengukuran Titer Antibodi’ ini telah memberikan terobosan baru tentang pencegahan penyakit Flu Burung pada hewan ternak secara dini. “Flu burung merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus influenza tipe A dan ditularkan oleh unggas. Di Indonesia sendiri pada Januari 2004 terdapat kasus kematian ayam ternak yang luar biasa terutama di Bali, Jawa, dan Kalimantan Barat,” ujarnya menambahkan.

Dia menyebut, awal mula mereka melakukan penelitian tersebut ketika mereka melihat para peternak di daerah Kaliurang yang mencampurkan temu kunci pada pakan ternak mereka. “Kemudian kami melakukan penelitian ini untuk membuktikan kebenarannya secara ilmiah,”ungkapnya.

Mereka kemudian melakukan penelitian dengan mengukur titer antibodi Immunoglobulin Yolk (IgY) yang ada pada temu kunci. Pengembangan imunoterapi IgY yang ada pada temu kunci dengan memanfaatkan sistem imun unggas. “Kelebihan sistem IgY ini selain memberikan kekebalan pada induk unggas juga dapat memberikan kekebalan pasif pada keturunannya melalui telur. Embrio bangsa burung yang baru menetas mendapatkan imunitas pasif melalui transfer IgY induk dari serum ke kuning telur,” papar Mifta.

Metode yang mereka lakukan selanjutnya dengan membuat jus dari rimpang temu kunci. “Kami menggunakan rimpang temu kunci seberat 100 gram kemudian ditambah 10 ml air lalu diblender. Selanjutnya jika sudah selesai diblender lalu diambil airnya dengan diperas. Tahapan ini mampu menghasilkan sekitar 50 ml berwarna coklat pekat,” urainya.

Melalui metode jus rimpang tersebut diharapkan masyarakat bisa mempraktikannya sendiri. Kemudian bisa mencampurkannya pada makanan untuk ternak mereka. Mifta dan kawan-kawan berharap, melalui pemanfaatan tanaman temu kunci tersebut bisa menjadi sebuah terobosan baru dan berperan dalam pencegahan penyakit flu burung. (kampus.okezone.com/ humasristek)



Jumat 04 Juli 2014
Waterman: Alat Semprot Pestisida Semi Otomatis
Kamis 03 Juli 2014
Tim Aplikasi Quick Disaster UGM Raih Global Winner di London
Rabu 02 Juli 2014
Mahasiswa FT-UB Ciptakan Prototipe Mobil Berbahan Bakar Batu Kapur
Selasa 01 Juli 2014
Ciptakan Aplikasi untuk Smart Watch, Mahasiswa UI Raih Prestasi di Ajang Hackathon
Senin 30 Juni 2014
Dosen FK UI Rancang Alat Deteksi Stroke Termurah
Jumat 27 Juni 2014
SIPAGI Sikat Gigi Praktis Untuk Perjalanan
Kamis 26 Juni 2014
Remaja 15 Tahun Buat Aplikasi Stetoskop Digital
Rabu 25 Juni 2014
Dentalion Permudah Pemeriksaan Gigi
Jumat 20 Juni 2014
Studi Doktor di Jepang, Alumni Unnes Ciptakan Aplikasi HalalMinds
Kamis 19 Juni 2014
Ternyata, Ampas Kopi Bisa Jadi Biodiesel
[ Berita lainnya ]