  Ada enam rangkaian workshop dan talkshow yang nanti mewarnai peringatan Hakteknas ke 17 di Bandung, antara lain Workshop Sains Technopreneurship, Iptek Berbasis Nilai Etika dan Budaya, Energi Terbarukan, Teknologi Jembatan dan Terowongan, Iptek Untuk Hankam dan Workshop Informasi Geospasial.
Target peserta workshop ini terutama ditujukan untuk komunitas wirausaha, para mahasiswa, peneliti, pelaku industri, akademisi, satuan kerja pemerintah daerah (SKPD), dengan pembicara orang-orang yang kompeten dibidang masing-masing.
“Untuk workshop Sains Technopreneurship sendiri ada Bapak Heru Tanaya yang merupakan CEO perusahaan animasi Dreamlight, Pidi Supangkar CEO Desktop IT kemudian Ahmad Feriansyah yang bergerak mengembangkan inovasi gel sebagai pengganti spiritus,” jelas Erry Ricardo, Asisten Deputi Produktivitas Riset Iptek Industri Kementerian Ristek pada siaran Iptek Voice, 1 Agustus 2012.
Dalam workshop tersebut peserta yang hadir dapat belajar secara langsung bagaimana mereka mengembangkan usaha berbasis iptek. Technopreneur sendiri merupakan pilar ketika kita mengembangkan sistem inovasi berbasis teknologi. Erry mengatakan orang-orang yang bergerak dalam bidang teknologi untuk usaha itulah yang harus terus didorong.
Kemudian talkshow lainnya yaitu iptek untuk kemandirian hankam. Pembahasan talkshow meliputi bagaimana sebagai bangsa kita harus memiliki kemandirian dibidang hankam meliputi konsorsium roket, kapal perang dan radar serta teknologi lainnya yang dibutuhkan bangsa untuk melindungi tanah air. Khusus untuk talkshow ini pesertanya tidak terbuka untuk umum. Sementara kelima workshop lainnya terbuka untuk umum.
Talkshow Iptek Berbasis Nilai Etika dan Budaya, pembicara yang akan hadir adalah Arief Rachman, Nusa Ashari, Umar Anggara Jeni, sehingga kalangan mahasiswa bisa belajar menjadi generasi muda yang berinovasi dan berbudaya yang menjadi dasar pembentukan karakter.
Workshop energi terbarukan sendiri bertema bagaimana memperkuat kemandirian energi nasional. Pembicara yang akan hadir adalah Syahrul Aiman dari LIPI, Enia Listyani Dewi dari BPPT, Mario Rival dari pihak industri, Hendrianto Supono dari Indonesia Power, dan lain-lain.
Sementara itu, workshop Teknologi Terowongan dan Jembatan ditujukan untuk meningkatkan kompetensi peserta dibidang teknologi ini. Seperti diketahui, pembangunan jembatan dan terowongan merupakan proyek besar dengan dana yang besar, karena itu komunitas iptek harus dapat mengambil peluang-peluang seperti ini. Pembicaranya antara lain Bambang Budiono dari ITB, Rahmadi dari MRT, Robert Sianipar dari Kementerian Perekonomian, Wilfred A Singkali PT Wika Beton.
Kemudian yang terakhir adalah workshop informasi geospasial dimana yang akan menjadi pembicaranya adalah Menteri Negara Riset dan Teknologi dan Kepala BIG.
Rangkaian kegiatan workshop ini akan diselenggarakan mulai 8-11 Agustus 2012 di Sasana Budaya Ganesha ITB, Bandung, Jawa Barat.
“Yang coba kita hadirkan dalam workshop dan talkshow ini ada tiga komponen mulai dari akademisi, government sendiri lalu kemudian dunia usahanya. Kita harapkan dengan interaksi itu dan juga masyarkat, titik temu antara pengembang teknologi yang difasilitasi pemerintah dan penggunanya dalam hal ini industri, bisa kita lihat disana. Sehingga pemanfaatan-pemanfaatan yang kita kembangkan bisa sampai ke sasarannya,”ujar Erry.
Sahabat Iptek...simak terus informasi Iptek yang menarik dan berguna lainnya dari narasumber pakar dibidangnya pada siaran radio IPTEK VOICE setiap Senin sampai Jumat pukul 08.30-09.00 WIB di PRO 4, 92.8 FM .IPTEK VOICE "The Sound of Science". (bhh/aps/humasristek) |