Jakarta, Humas LIPI. Memasuki tahun 2019, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melakukan pembenahan manajemen riset agar sesuai dengan koridor regulasi nasional serta mampu menghasilkan inovasi yang kompetitif secara global. “Dalam hal ini LIPI perlu membenahi manajemen riset dan melakukan revitalisasi pada proses bisnis yang ada di lingkungan LIPI,” ujar Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko pada acara Pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawasan di Lingkungan LIPI, pada Rabu (9/1), di Jakarta.

Handoko mengungkapkan, penyesuaian dengan koridor regulasi nasional yang dilakukan LIPI adalah pembenahan organisasi dan tata laksana yang terintegrasi dan fokus pada tujuan dan fungsinya, manajemen sumber daya manusia berbasis kompetensi dan kinerja riil, manajemen anggaran terintegrasi dan berbasis kompetensi, serta korporatisasi birokrasi.

Selain itu, Handoko menekankan agar memperhatikan agenda penting yang perlu segera diimplementasikan. “Priorotas yang harus segera dilakukan adalah konsolidasi dan integrasi program dan kegiatan,pengelola kawasan, pengembangan model dan proses bisnis inovasi dan kegiatan pendidikan dan pelatihan, pengelolaan database penelitian, serta pengembangan jurnal penelitian dan multimedia.”

Dirinyaa berharap para pejabat yang baru dilantik ini mampu menjalankan tanggung jawab ganda, baik sebagai manajer maupun pemimpin. “Sebagai manajer, diharapkan mampu memanfaatkan semua sumber daya secara efisien dan tepat sasaran. Dan sebagai pemimpin, diharapkan bisa memberi teladan dalam sikap dan perilaku serta menjadi motivator ke arah kerja yang optimal,” pungkasnya. (dnh/ed: fza)