Siaran Pers Kemenristekdikti

No: 16/SP/HM/BKKP/I/2019

 

Bone Bolango, Gorontalo- Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir didampingi Sekretaris Jenderal Ainun Na’im, Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, dan Rektor Universitas Negeri Gorontalo Syamsu Qamar Badu meresmikan gedung baru Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang didanai oleh Islamic Development Bank (IsDB), (Kamis,24/1).

Menteri Nasir mengatakan bahwa pengembangan sumber daya manusia (SDM) harus didukung dengan pembangunan infrastruktur yang kuat. Dengan fasilitas kampus seperti laboratorium, perpustakaan, ruang kuliah dan fasilitas lainnya yang mumpuni dan sesuai dengan tuntutan era Revolusi Industri 4.0, maka Tri Dharma Perguruan tinggi di UNG dapat berjalan secara optimal.

Menteri Nasir menggaris bawahi agar UNG memanfaatkan fasilitas baru secara baik, terutama untuk menghasilkan inovasi melalui penelitian yang memiliki dampak bagi kemajuan bangsa.

“Tentunya UNG diharapkan senantiasa berperan sebagai mesin penelitian suatu bangsa untuk menghasilkan pengetahuan baru berkelanjutan dengan membangun kerja sama dan kolaborasi penelitian, termasuk penelitian lintas fakultas dan lintas institusi yang mampu menghasilkan karya-karya ilmiah serta inovasi yang lebih bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Menristekdikti.

Menteri Nasir meyakini bahwa kehadiran fasilitas kampus yang baru diharapkan dapat meningkatkan jumlah penelitian UNG yang dipublikasikan di jurnal internasional yang bereputasi. Data Scopus per-22 Januari 2019, UNG telah menghasilkan 134 dokumen publikasi (tahun 2018: 53 dokumen, 2017: 30 dokumen); peringkat ke-96 di Indonesia.

Menristekdikti mengapresiasi dukungan dan perhatian IsDB dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia, salah satunya melalui pendanaan program 7 in 1 IsDB yang diperoleh UNG dan enam kampus lainnya di Indonesia. Pemerintah sendiri pada tahun 2019 telah mengalokasikan anggaran Rp. 2,7 triliun untuk revitalisasi sarana dan prasarana perguruan tinggi.

Di akhir sambutannya, Menteri Nasir mengingatkan UNG untuk tidak berpuas diri dengan Akreditasi Institusi A yang telah diraih.

“ Dengan telah memperoleh akreditasi institusi A, harapan kita bersama, UNG bisa terus meningkatkan mutunya sehingga mempunyai mutu yang diakui secara internasional dan semakin banyaknya prodi terakreditasi A. Saat ini dari 71 prodi yang terakreditasi BAN-PT (2019), tercatat baru 10 prodi terakreditasi A dan 61 prodi terakreditasi B,” tutup Nasir.

Rektor UNG Syamsu Qamar Badu mengatakan bahwa kampus baru UNG berlokasi di Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango, dibangun di atas tanah hibah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Bolango yang mencapai sekitar 50 ha.

Di lokasi baru UNG dibangun 13 gedung yang terdiri atas ruang kuliah, ruang kantor, dan laboratorium, yang akan ditempati oleh 4 fakultas yakni Fakultas Teknik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Pertanian, Fakultas Sastra dan Budaya serta Fakultas Perpustakaan. Proses pengerjaan dilakukan selama 425 hari kalender sejak ground breaking pembangunan kampus baru pada bulan juli 2017 dengan nilai anggaran proyek 293.699.760.000 rupiah.

Tahapan pembangunan sudah dirintis sejak tahun 2008, mulai dari tahap perencanaan, pengusulan, penyiapan sampai dengan tahap pembangunan kampus. Operasional penggunaan kampus direncanakan akan dimulai pada tahun akademik baru nanti.

 

Instagram: @Ristekdikti
Twitter: @Kemristekdikti
Facebook: Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
YouTube: Ristekdikti TV
Website: https://ristekdikti.go.id

 

Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik
Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.